Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Roda hidup dan kehidupan di bumi tidak bisa dilepaskan dengan […]
Marilah kita duduk tenang, tanpa meja, sambil menyilangkan kaki. Tegakkan kepala sejurus dinding langit magenta di […]
Berita Terkait
Headlines
Kategori: Ruang Tulisan
Prosa Lintang Ismaya: Kita Adalah Sisa-Sisa
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Ungkapan “kita adalah sisa-sisa” mengandung makna mendalam tentang posisi manusia […]
Prosa Lintang Ismaya: Dialektik Surti
Prosa: Lintang Ismaya| Ruangatas.com Akhir-akhir ini makna dari diksi surti disadari tanpa disadari sudah masuk […]
Prosa Lintang Ismaya: Metakosmik Tanya
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Secara harfiah diksi tanya itu mengandung makna permintaan keterangan atau […]
Prosa Lintang Ismaya: Dialektika Hutang
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Secara hakikat, sejak manusia diturunkan ke bumi, sudah berjanji bahwa: […]
Metamorfosis Nata Sukma
Sebuah Refleksi dari Sastra Lisan Wawacan Nata Sukma Produk Komunitas Santri 1833 M di Tanah […]
Dua Musim dalam Refleksi Tanya
Prosa; Lintang Ismaya | Ruangatas.com Apanya yang salah dari redaksi Bani Israil Adalah Kita yang […]
Prosa Lintang Ismaya: Pagar Laut
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Sejatinya Samudra tak bisa dipagari. Namun kreativitas manusia sudah menjadi […]
Bani Israil Adalah Kita
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com Teringat bahasa Gus Mus yang mana salah seorang kawan kembali […]
Prosa Lintang Ismaya: Manifestasi Kritis
Prosa: Lintang Ismaya | Ruangatas.com “Nak, kenapa pemikiran kritis itu hanya lahir ketika berpuasa, saat […]









