Serunya Peserta Didik Memasak Seblak di Kegiatan Life Skill

Serunya Peserta Didik Memasak Seblak di Kegiatan Life Skill, Rabu (13/8/2025).

Tasikmalaya – Ruangatas.com Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai kegiatan Life Skill yang digelar Rabu (13/8/2025). Para peserta didik tampak antusias mengikuti praktik memasak seblak, mulai dari menyiapkan peralatan, menata bahan, hingga saling membantu selama proses memasak berlangsung. Kehangatan suasana membuat pembelajaran terasa seperti kegiatan bersama di rumah, namun tetap sarat manfaat.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyajian hidangan, tetapi juga menjadi sarana belajar mengenal berbagai bahan, bumbu, serta teknik pengolahan yang tepat. Peserta didik diperkenalkan cara memotong bahan dengan aman dan diajarkan langkah-langkah memasak mulai dari persiapan hingga penyajian, dengan penekanan pada kebersihan dan keselamatan di dapur.

Bacaan Lainnya

Pembimbing Ekstrakurikuler Life Skill, Wanti Nur Istiqomah, M.Pd, menyebutkan bahwa pembelajaran melalui praktik seperti ini sangat efektif. Kegiatan tersebut dinilai Wanti memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya tahu cara membuat seblak, tetapi juga memahami keterampilan dasar memasak, kerja sama, ketelitian, dan kreativitas,” jelasnya.

Wanti juga menambahkan, “Saya sangat senang bisa ikut membimbing dan memasak bersama anak-anak. Melihat mereka antusias dan saya merasa kegiatan ini sangat asyik serasa sedang piknik,” ujarnya.

Guru dan Pembimbing Ekskul Ikut Bergembira di Cooking Time Life Skill.

Sementara itu, Aqila, salah satu peserta didik kelas 6, mengaku sangat menikmati kegiatan ini. “Seru sekali karena saya bisa belajar membuat seblak bersama teman-teman, mengenal bumbu-bumbunya, dan mempraktikkan cara memotong bahan dan memasak,” tuturnya.

Sambil tersenyum lebar, ia menceritakan, “Kenapa saya ikut Life Skill? Karena di sini saya bisa makan seblak,” celotehnya yang disambut gelak tawa teman-temannya.

Kegiatan memasak seblak ini menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan hidup tidak harus kaku. Dengan kemasan yang menyenangkan, peserta didik dapat belajar banyak hal sekaligus membangun rasa percaya diri, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama yang akan berguna sepanjang hidupnya. (Red)***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *