Tasikmalaya – Ruangatas.com | Konferensi Cabang (Konfercab) XXXII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang lahirnya gagasan baru bagi organisasi kemahasiswaan di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, (3/5/2026) itu, dihadiri langsung Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi bersama jajaran pengurus PMII, kader, alumni, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Asep menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan kader PMII atas terselenggaranya forum organisasi tersebut.
Menurutnya, konferensi cabang bukan sekadar agenda rutin pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi organisasi, memperkuat konsolidasi, hingga menentukan arah gerak PMII ke depan.
Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan Organisasi yang Adaptif, Inovatif, dan Berdampak”, Asep menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi berlangsung begitu cepat.
Ia mengatakan, seorang pemimpin hari ini dituntut mampu membaca perubahan sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
“Kepemimpinan adaptif berarti mampu membaca perubahan dan meresponsnya dengan tepat. Sedangkan kepemimpinan inovatif berarti berani menghadirkan gagasan baru yang solutif,” ujarnya.
Lebih jauh, Wabup menilai PMII memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan emosional dan spiritual.
Karena itu, ia berharap Konfercab XXXII PMII Kabupaten Tasikmalaya dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen kuat untuk membawa organisasi semakin maju dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Asep juga berharap forum musyawarah tersebut dapat berjalan demokratis dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi serta kemaslahatan umat.
“PMII harus terus hadir menjadi bagian dari solusi dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. ***





