Pemkot Tasikmalaya Lantik Pejabat Eselon II dan Kepala Sekolah, Wali Kota Tegaskan Akhiri Jabatan Plt

Pelantikan Pejabat Eselon II dan Kepala Sekolah Kota Tasikmalaya, Rabu (14/1/2026).

Tasikmalaya – Ruangatas.com | Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi melantik empat Pejabat Eselon II serta 34 Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP di Aula Balekota Tasikmalaya, Rabu (14/1/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan sekaligus upaya serius meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan struktural, melainkan langkah strategis untuk menjawab tantangan pemerintahan ke depan, termasuk reprioritas fiskal dan percepatan digitalisasi layanan publik.

Bacaan Lainnya

“Pengisian jabatan ini penting agar roda pemerintahan berjalan efektif dan responsif terhadap tantangan zaman. Kita harus bergerak cepat, tertib aturan, dan fokus pada hasil,” ujar Viman.

Secara khusus di bidang pendidikan, Viman menekankan bahwa Pemkot Tasikmalaya berkomitmen mengakhiri praktik penunjukan pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah yang berkepanjangan. Pengisian jabatan kepala sekolah definitif disebutnya sebagai amanat regulasi pemerintah pusat yang harus segera dituntaskan.

“Kami memang mengejar target aturan dari pemerintah pusat. Tidak boleh lagi sekolah terlalu lama dipimpin Plt. Jika ada kekosongan, harus segera diisi agar manajemen sekolah berjalan optimal,” tegasnya.

Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu tampil sebagai pemimpin yang kuat, memiliki visi jelas, serta sanggup membawa perubahan positif di lingkungan sekolah.

“Kepala sekolah harus mampu meningkatkan kualitas guru dan siswa, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh warga sekolah, serta adaptif terhadap perkembangan pendidikan. Kepemimpinan harus ditunjukkan dengan keteladanan dan budaya kolaboratif yang inovatif,” lanjut Viman.

Menurutnya, penguatan kepemimpinan pendidikan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan, yang diimplementasikan melalui berbagai program prioritas, salah satunya Tasik Pintar.

Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kota Tasikmalaya, Nia Kurnia, S.Pd, menyampaikan bahwa pelantikan kepala sekolah dilakukan setelah melalui tahapan seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) secara prosedural.

“Alhamdulillah, setelah melalui seluruh tahapan seleksi, hari ini 34 kepala sekolah resmi dilantik. Ini merupakan bagian dari penataan dan penguatan manajemen sekolah di Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Bidang GTK siap mendampingi dan bersinergi dengan para kepala sekolah dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

“Kami berharap kepala sekolah yang dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kolaborasi dengan seluruh warga sekolah, serta menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” jelasnya.

Selain itu, Nia juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah yang mengalami mutasi penugasan sebagai bagian dari dinamika dan penyegaran organisasi.
“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Terima kasih atas dedikasi di tempat tugas sebelumnya, dan kami berharap di sekolah yang baru dapat melanjutkan kinerja positif serta membawa inovasi demi peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Pelantikan pejabat eselon II dan kepala sekolah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja birokrasi, menjaga stabilitas manajemen pendidikan, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tasikmalaya secara berkelanjutan. (Red)***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *