Implementasi SAKASTA BERSINAR: Pendidikan Lingkungan Kontekstual di SMPN 6 Kota Tasikmalaya

Peluncuran Program Sakasta Bersinar SMPN 6 Kota Tasikmalaya/Dok. JunAr

Tasikmalaya – Ruangatas.com | Peluncuran Program SAKASTA BERSINAR (Satu Kelas Satu Tanaman – Bersih, Indah, Asri, Rindang) di SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya pada Senin, 26 Januari 2026, menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang bermakna dan kontekstual. Lingkungan dijadikan sebagai media pembelajaran hidup, tempat peserta didik tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses merawat, menjaga, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam kuat dan terbawa dalam kehidupan peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Ekspresi dan Keterampilan Peserta didik Menghidupkan Acara

Bacaan Lainnya

Antusiasme peserta didik terlihat sejak awal kegiatan. Selain rangkaian acara utama, launching SAKASTA BERSINAR juga menampilkan berbagai keterampilan dan potensi peserta didik melalui penampilan ekstrakurikuler seni tari yang memeriahkan suasana.

Kegiatan ini turut didukung oleh ekstrakurikuler Broadcast sekolah yang berperan aktif mendokumentasikan seluruh rangkaian acara, termasuk melakukan wawancara dengan pihak- pihak terkait. Selain itu, acara juga turut diisi sesi talk show yang menghadirkan para Wakil Kepala Sekolah serta salah satu guru sebagai narasumber.

Dalam sesi ini, SAKASTA BERSINAR dipaparkan dari berbagai sudut pandang, mulai dari kebijakan sekolah, integrasi dalam pembelajaran, hingga dampaknya terhadap pembentukan kebiasaan positif peserta didik. Hal ini menjadi ruang belajar nyata bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, jurnalistik, dan literasi media secara langsung di lapangan.

Satu Kelas Satu Tanaman: Belajar dari Tanggung Jawab Sehari-hari

Setiap kelas juga telah memilih tanaman yang akan menjadi tanggung jawab bersama selama beberapa waktu kedepan. Tanaman tersebut bukan sekadar elemen penghias, tetapi menjadi simbol komitmen kelas dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kerapihan lingkungan. Guru wali kelas berperan sebagai pendamping, sementara peserta didik menjadi aktor utama dalam perawatan dan pemantauan pertumbuhan tanaman.

Terintegrasi dengan Arah Kurikulum dan Pembelajaran Kontekstual

Program SAKASTA BERSINAR juga dirancang selaras dengan arah kebijakan kurikulum terbaru yang menekankan pembelajaran kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Lingkungan sekolah dimanfaatkan sebagai sumber belajar nyata, di mana peserta didik tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mengalaminya secara langsung melalui praktik sehari-hari.

Melalui keterlibatan aktif dalam perencanaan dan perawatan tanaman, peserta didik belajar mengembangkan tanggung jawab, kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Proses ini mendorong pembelajaran yang tidak terpisah dari realitas kehidupan, melainkan terhubung erat dengan pengalaman nyata yang mereka hadapi di sekolah.

Menuju Budaya Sekolah yang Bersih dan Berkelanjutan

Ke depan, sekolah berencana mengintegrasikan program SAKASTA BERSINAR dengan pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Program ini akan dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam memilah, mengelola, dan mengurangi sampah secara bertanggung jawab.

Dokumentasi perkembangan tanaman, laporan perawatan, pengelolaan sampah kelas, hingga refleksi peserta didik akan menjadi bagian dari proses pembelajaran lintas mata pelajaran. Dengan demikian, SAKASTA BERSINAR tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi tumbuh menjadi budaya sekolah yang hidup, kontekstual, dan berkelanjutan.

Melalui gerakan Satu Kelas Satu Tanaman, SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya ingin menegaskan bahwa merawat lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dari satu tanaman di satu kelas, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga bumi, dimulai dari sekolah, untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Red/JunAr)***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *