Tasikmalaya – Ruangatas.com | Workshop Pembelajaran Mendalam untuk Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah Dasar se-Ex UPT Disdik Wilayah Barat (Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Mangkubumi) Kota Tasikmalaya resmi digelar di SDI Al Istiqomah, Bungursari, Kamis (28/8/2025).
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oelh Pengawas Bina Satuan Pendidikan Sekolah Dasar dari Kecamatan Bungursari dan Kecamatan Mangkubumi, Ketua K3S SD Kecamatan Bungursari Yayan Kartiyan, S.Pd., M.Pd., Ketua K3S SD Kecamatan Mangkubumi Yani Yuliani, S.Pd., M.Pd., serta seluruh kepala SD dari kedua kecamatan tersebut.
Agenda yang berlangsung selama tiga hari ini mengusung tema “Mewujudkan Pemimpin Pembelajaran yang Visioner dan Reflektif melalui Pembelajaran Mendalam”. Workshop ini juga menghadirkan pemateri berkompeten, seperti H. Cecep Susilawan, S.Pd., M.M (Kabid PGTK Disdik Kota Tasikmalaya), Kendra Rodiansyah, S.Pd., M.M (Kasi PGTK SD Disdik Kota Tasikmalaya), serta Hj. Neni Setiawati, M.Pd (Fasilitator Pembelajaran Mendalam).
Dalam sambutannya, Kadisdik menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Menurutnya, workshop ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari percepatan realisasi visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya menuju “Kota Tasikmalaya Pintar”.
“Kegiatan ini adalah ruang belajar bersama. Kepala sekolah harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang visioner, tidak hanya mengelola administrasi, tetapi juga menggerakkan perubahan di lingkungan sekolahnya,” ungkap Rojab.
Ia menambahkan bahwa kepala sekolah harus menjadi contoh yang mampu menumbuhkan budaya reflektif serta inovasi dalam pembelajaran.
Ketua Panitia Workshop sekaligus Ketua K3S SD Kecamatan Mangkubumi, Yani Yuliani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah kami para kepala sekolah dasar di dua wilayah ini masih terus bersinergi dalam banyak hal, termasuk dalam penyelenggaraan workshop ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan tujuan utama workshop adalah membekali para kepala sekolah dengan wawasan dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi transformasi pendidikan.
“Harapannya, para kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah dasar serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, inovatif, dan berkualitas,” pungkas Yani. ***





