Tasikmalaya – Ruangatas.com | Pemerintah Kota Tasikmalaya menuntaskan proses pelantikan Kepala Sekolah hasil rekrutmen tahun 2025 dengan melantik empat Calon Kepala Sekolah (Cakep) secara susulan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar sederhana namun khidmat di Aula BKPSDM Kota Tasikmalaya, Jumat (23/1/2026).
Empat kepala sekolah tersebut sebelumnya belum sempat dilantik bersama 34 Cakep lainnya pada Rabu (15/1/2026) akibat kendala teknis administrasi, berupa belum terbitnya persetujuan dari Kementerian PAN-RB. Setelah kelengkapan administrasi melalui sistem SIM KSPTK diperbaiki dan persetujuan resmi diterbitkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya langsung menggelar pelantikan susulan tanpa menunda waktu.
Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparruloh, M.Pd, mewakili Wali Kota Tasikmalaya. Empat kepala sekolah yang resmi dilantik yakni Yayan Sofyan Saury, S.Pd., M.Pd sebagai Kepala SMPN 13 Kota Tasikmalaya, Aneu Ruhijatun, S.Pd sebagai Kepala SDN Faozan Kecamatan Indihiang, Enok Nurjadidah, S.Pd sebagai Kepala SDN 4 Sumelap Kecamatan Tamansari, serta Ai Rina, S.Pd sebagai Kepala SDN Tirtawening Kecamatan Kawalu.
Sejumlah pejabat turut Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan Setda Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKPSDM beserta jajaran, serta undangan lainnya.
Dalam sambutan Wali Kota Tasikmalaya yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas strategis melalui program Tasik Pintar. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak, disiplin, memiliki kepedulian sosial, serta siap bersaing di masa depan.
Wali Kota berpesan agar kepala sekolah mampu menjadikan satuan pendidikan sebagai ruang pembentukan karakter, sejalan dengan kebijakan Kemendikdasmen RI tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi menuju Generasi Indonesia Emas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terbangun antara Disdik dan BKPSDM sehingga proses pelantikan kepala sekolah dapat dituntaskan tanpa berlarut.
“Alhamdulillah, seluruh usulan promosi calon kepala sekolah yang kami ajukan kini sudah dilantik dan berstatus definitif. Ini penting agar tidak ada lagi kekosongan kepemimpinan di satuan pendidikan yang dapat menghambat layanan pembelajaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran kepala sekolah definitif menjadi kunci penguatan tata kelola sekolah, terutama dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, manajemen guru, serta pembinaan karakter peserta didik.
“Kepala sekolah bukan sekadar jabatan administratif, tetapi pemimpin pembelajaran. Kami berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kolaborasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menghadirkan inovasi sesuai tantangan pendidikan saat ini,” tambahnya.
Rojab juga mengapresiasi langkah cepat BKPSDM Kota Tasikmalaya dalam merespons kendala teknis administrasi yang sempat terjadi.
“Terima kasih kepada BKPSDM yang bergerak cepat dan sigap, sehingga pelantikan susulan ini bisa segera dilaksanakan tanpa harus menunggu lama. Ini bentuk komitmen bersama dalam menata manajemen pendidikan secara profesional,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Disdik bersama BKPSDM akan segera menyiapkan tahapan rekrutmen Calon Kepala Sekolah reguler untuk menutup sisa jabatan Plt di sejumlah sekolah.
Perlu diketahui, ada 15 sekolah yang masih dipimpin pelaksana tugas, sebagian besar berada pada jenjang sekolah dasar, sementara pada tingkat sekolah menengah pertama hanya terdapat dua sekolah.
“Ke depan, kami akan membuka rekrutmen reguler sesuai ketentuan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Prinsipnya transparan, objektif, dan melibatkan unsur independen seperti Dewan Pendidikan agar prosesnya akuntabel dan berkualitas,” pungkasnya. (***)





