Tasikmalaya — Ruangatas.com | Dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa Kota Tasikmalaya mengemuka dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Cordela Hotel Tasikmalaya, Selasa (7/4/2026) malam.
Forum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga ruang strategis dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat kota.
Dalam forum tersebut, enam nama resmi mengemuka sebagai bakal calon Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. Seluruh nama tersebut merupakan hasil kombinasi penjaringan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) serta aspirasi kader di tingkat bawah.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menilai pelaksanaan Muscab di Kota Tasikmalaya berjalan dalam suasana kondusif dan mencerminkan tradisi musyawarah yang kuat di tubuh partai.
“Prosesnya berjalan baik karena kita mengedepankan musyawarah mufakat. Tidak ada kepentingan pribadi yang menonjol,” ujarnya.
Ia juga menyoroti posisi strategis Tasikmalaya dalam peta politik PKB di Jawa Barat. Kehadiran jajaran pengurus pusat dalam Muscab ini, menurutnya, menjadi bagian dari perhatian serius DPP terhadap penguatan struktur partai di daerah.
Terkait arah kebijakan politik nasional, Jazilul menyebut wacana mekanisme pemilihan oleh DPRD masih dalam tahap kajian internal. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus melalui perhitungan matang.
“Kami masih mengkaji secara menyeluruh, termasuk menghitung dampak dan manfaatnya. Ini tidak bisa diputuskan secara terburu-buru,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa strategi utama partai ke depan tetap berfokus pada kehadiran nyata kader di tengah masyarakat.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Ketua Umum PKB agar seluruh struktur partai aktif menjawab kebutuhan publik melalui berbagai sektor, mulai dari sosial, kepemudaan hingga digitalisasi.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Muscab, Ahmad Junaedi Sakan, menyebutkan bahwa enam nama yang muncul telah melalui mekanisme sidang internal. Empat nama berasal dari penjaringan DPP, sementara dua lainnya merupakan usulan langsung dari peserta Muscab.
“Dua nama tambahan merupakan aspirasi dari PAC yang disampaikan dalam forum,” ungkapnya.
Adapun keenam nama tersebut yakni H. Wahid, Heni Hendini, Muqit Nuryadin, Ahmad Junaedi, Asep Endang Muhammad Syam, serta H. Oleh Soleh.
Selanjutnya, seluruh nama akan diserahkan kepada DPP PKB untuk menjalani proses pendalaman sebelum ditetapkan satu nama sebagai Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya. Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP sebagai bagian dari mekanisme internal dalam menentukan kepemimpinan partai di daerah.
Melalui Muscab ini, PKB Kota Tasikmalaya tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi, tetapi juga menegaskan arah regenerasi kepemimpinan yang diharapkan mampu menjawab tantangan politik ke depan. (Red)***





