Dandim 0612/Tasikmalaya Dampingi Gubernur Jabar Eratkan Sinergi dengan Warga di Acara Safari Ramadan

Dandim 0612/Tasikmalaya Dampingi Gubernur Jabar Eratkan Sinergi dengan Warga di Acara Safari Ramadan.

Tasikmalaya — Ruangatas.com | Ramadan selalu menghadirkan ruang perjumpaan yang lebih hangat antara pemimpin dan masyarakat. Hal itu terasa di Lapang Sepak Bola Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Rabu (25/02/2026), saat Gubernur Jawa Barat melaksanakan Safari Ramadan bersama warga Kabupaten Tasikmalaya.

Ribuan masyarakat memadati lokasi sejak sore hari. Suasana religius menyatu dengan kebersamaan, menghadirkan silaturahmi yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarat makna kebangsaan.

Bacaan Lainnya

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., turut mendampingi kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi representasi dukungan TNI AD terhadap agenda Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus wujud sinergitas lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah terlihat hadir dan berbaur bersama warga. Tidak ada sekat formalitas yang kaku, yang tampak adalah komunikasi terbuka dan kebersamaan yang mengalir alami.

Tausiyah disampaikan oleh KH. Ahmad Munafiq, pengasuh Pondok Pesantren Minggir. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

Dandim 0612/Tasikmalaya menegaskan, Safari Ramadan memiliki makna strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis antara aparat dan masyarakat.

“Ramadan menjadi momen memperkuat kebersamaan dan sinergitas. Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, kondusivitas wilayah akan terus terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ruang refleksi diri dan penguatan solidaritas sosial. Stabilitas daerah, menurutnya, lahir dari kebersamaan dan kepedulian kolektif.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga selesai. Safari Ramadan ini bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan cerminan bahwa harmoni antara pemerintah, aparat, dan masyarakat adalah fondasi utama menjaga Tasikmalaya tetap damai dan kuat. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *