Ciamis – Ruangatas.com | Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) 2025, Karang Taruna Muncang Pandak, Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, turut berpartisipasi melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Monumen Panji Siliwangi. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang peringatan HJK yang jatuh pada Minggu, 15 Desember 2025.
Hari Juang Kartika merupakan momentum nasional untuk mengenang perjuangan TNI Angkatan Darat, khususnya peristiwa Pertempuran Ambarawa pada 12–15 Desember 1945 yang menjadi salah satu tonggak penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Kegiatan pembersihan monumen diikuti oleh Babinsa, Lurah Cirikip, Karang Taruna, dan masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap situs sejarah lokal yang memiliki nilai perjuangan tinggi.
Ketua Karang Taruna, Gita Logita Gema, atau akrab disapa Opet, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud penghormatan generasi muda terhadap sejarah bangsanya.
“Kami ingin menjaga dan merawat monumen ini sebagai bukti cinta kami kepada sejarah perjuangan bangsa. Generasi muda harus tahu bahwa tempat ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol keberanian pasukan Siliwangi,” ucapnya.
Opet menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warisan sejarah bisa terus tumbuh di masyarakat,” ujarnya kepada Ruangatas.com Jumat (5/12/2025).

Jejak Sejarah Monumen Panji Siliwangi
Monumen Panji Siliwangi yang terletak di Dusun Cirikip, Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan, merupakan situs bersejarah yang dibangun pada tahun 1975 untuk mengenang keberanian pasukan Siliwangi.
Pada tahun 1948, pasukan Siliwangi menyembunyikan Panji Siliwangi—simbol kebesaran divisi mereka—di atas pohon kelapa setinggi 10 meter untuk menghindari upaya perebutan oleh Belanda dan DI/TII.
Aksi penyelamatan tersebut mendapat dukungan masyarakat, salah satunya dari Lurah Sunahwi, yang turut membantu menjaga keamanan Panji Siliwangi dan kemudian dianugerahi penghargaan negara atas jasanya.
Meski pohon kelapa tempat persembunyian panji itu kini telah tumbang, monumen yang dibangun sebagai pengingat peristiwa tersebut tetap berdiri kokoh sebagai simbol kesetiaan, pengorbanan, dan keberanian pasukan Siliwangi.
Destinasi Wisata Sejarah
Monumen Panji Siliwangi menjadi salah satu wisata edukasi sejarah di Kabupaten Ciamis. Beralamat di Cinyasag, W92C+GW9, Panawangan, monumen ini buka 24 jam setiap hari dan menjadi titik kunjungan bagi wisatawan, pelajar, dan masyarakat yang ingin mempelajari jejak peristiwa-peristiwa penting di masa perjuangan.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Muncang Pandak berharap nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap sejarah dapat terus dipupuk oleh generasi muda, sekaligus menjaga warisan budaya dan sejarah daerah agar tetap lestari. (Zie/Red)***





