Mang Koko Festival SD Labschool UPI Tasikmalaya Jadi Ruang Edukasi dan Pelestarian Budaya Sunda

Tasikmalaya — Ruangatas.com | Komitmen SD Labschool UPI Kampus Tasikmalaya dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Mang Koko Festival yang digelar di Aula UPI Kampus Tasikmalaya, Rabu (24/6/2026). Kegiatan bertema “Mikawanoh Inohong, Ngamumulé Budaya Sunda” tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua.

Festival ini menjadi salah satu implementasi pembelajaran berbasis budaya yang dikemas dalam bentuk pertunjukan seni. Setiap kelas menampilkan beragam karya, mulai dari kaulinan barudak, pupuh, kawih-kawih karya Mang Koko, hingga tarian Sunda yang dipersiapkan secara kolaboratif.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Mang Koko Festival juga melibatkan berbagai komunitas seni, di antaranya Komunitas Seni Karawitan, Komunitas Kaulinan Barudak Icikibung, dan Komunitas Cermin Tasikmalaya. Kehadiran para pelaku seni tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga peserta didik tidak hanya mengenal budaya melalui teori, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pegiat seni.

Kepala SD Labschool UPI Tasikmalaya, Chusna Arifah, S.Pd.Gr., M.Pd., mengatakan Mang Koko Festival merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter melalui pelestarian budaya daerah.

“Mang Koko Festival bukan sekadar ajang pentas seni, tetapi menjadi media pembelajaran agar anak-anak mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya Sunda sebagai bagian dari identitas bangsa. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri peserta didik,” ujarnya.

Pemilihan nama Mang Koko Festival bukan tanpa alasan. Sosok Mang Koko Koswara, yang lahir di Tasikmalaya, dikenal sebagai maestro karawitan Sunda yang telah melahirkan ratusan karya dan memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan seni musik Sunda. Melalui festival ini, sekolah berharap peserta didik dapat mengenal perjalanan hidup, keteladanan, serta semangat berkarya Mang Koko sejak usia dini.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap karya-karya sang maestro, pihak sekolah terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan Yayasan Cangkurileung Mang Koko. Melalui Ibu Ida Rosida, putri Mang Koko Koswara, yayasan menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan izin kepada SD Labschool UPI Tasikmalaya untuk membawakan karya-karya Mang Koko dalam festival tersebut.
Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi sekolah untuk terus menghadirkan ruang-ruang pembelajaran yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal sekaligus memperkenalkan warisan seni Sunda kepada generasi muda.

Antusiasme juga datang dari para orang tua siswa yang memenuhi Aula UPI Kampus Tasikmalaya sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengaku bangga melihat putra-putrinya mampu tampil percaya diri sekaligus memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat.

Orang Tua Siswa SD Laboratorium UPI Kampus Tasikmalaya.

Perwakilan orang tua siswa, Mega Aprilia dan Novi Ariska, mengapresiasi penyelenggaraan Mang Koko Festival yang dinilai mampu mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua.

“Alhamdulillah, dengan adanya Mang Koko Festival ini kami bisa bersilaturahmi dengan para orang tua siswa lainnya. Kegiatan seperti ini sangat positif karena bukan hanya anak-anak yang belajar, tetapi kami sebagai orang tua juga bisa melihat secara langsung proses pembelajaran yang dilakukan sekolah,” ungkapnya.

Mereka juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru SD Labschool UPI Tasikmalaya yang dinilai selalu menghadirkan inovasi dalam setiap kegiatan sekolah.

“Kami selalu menunggu kreativitas guru-guru Labschool dalam setiap kegiatan. Penampilannya keren, hebat, dan penuh ide-ide kreatif. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing anak-anak hingga mampu menampilkan pertunjukan yang luar biasa. Semoga kegiaan seperti ini dapat terus menjadi agenda tahunan,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan. Melalui Mang Koko Festival, SD Labschool UPI Tasikmalaya berharap budaya Sunda tidak hanya dikenalkan sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik sehingga semangat melestarikan budaya dapat terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi penerus. (Red)***

Pos terkait