Tasikmalaya — Ruangatas.com | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dalam upacara yang digelar di halaman Dinas Kesehatan, Jumat (14/11/2025).
Dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, peringatan HKN tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, Hadir sebagai pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang menekankan perlunya perubahan budaya kerja birokrasi kesehatan agar lebih profesional, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap seluruh pegawai dan pejabat pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat melakukan gerakan perubahan cara pikir, cara kerja, melayani, jujur, tidak korupsi, menuju birokrasi yang kompeten, akuntabel, dan selaras dalam menyukseskan transformasi kesehatan,” demikian pesan Menkes yang disampaikan Bupati Cecep.
Usai membacakan amanat, Bupati memaparkan kondisi terkini sektor kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini baru ada satu rumah sakit daerah yang dinilai memadai, yaitu RSUD KHZ. Musthafa, sementara RSUD TNT masih dalam tahap pembangunan. Dari total 40 puskesmas, baru 22 yang memiliki fasilitas rawat inap, dan sebagian di antaranya belum bekerja sama dengan BPJS.
Menurut Bupati, data ini menunjukkan bahwa masih diperlukan langkah-langkah strategis agar layanan kesehatan dapat diakses lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Ini pekerjaan rumah kita bersama. Targetnya jelas: semua puskesmas harus dapat melayani BPJS dan kekurangan fasilitas rawat inap harus kita kejar dengan perencanaan yang terukur dan realistis,” ujarnya.
Bupati Cecep juga menekankan pentingnya penyusunan anggaran yang lebih tajam dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat. Ia berharap seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan, dapat memastikan alokasi pembiayaan diarahkan kepada kebutuhan prioritas dan peningkatan kualitas layak.
“Anggaran bukan sekadar formalitas. Setiap rupiah harus memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Peringatan HKN tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga penanda arah baru: bahwa transformasi layanan kesehatan harus terus dipercepat agar visi generasi sehat menuju masa depan hebat benar-benar terwujud di Kabupaten Tasikmalaya. ***
