Tasikmalaya – Ruangatas.com | Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Kepala Sekolah dalam rangka Advokasi dan Sosialisasi Program Kerja Bidang Pembinaan GTK (PGTK) Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PGRI Kota Tasikmalaya, Kecamatan Purbaratu, Rabu (3/12/2025).
Pelaksanaan digelar selama dua hari (Selasa – Rabu) dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya, untuk mengakomodasi ratusan peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan di Kota Tasikmalaya.
Hadir sebagai pemateri, Dr. Dadan Nugraha, M.Pd, yang memaparkan materi bertajuk “HGN 2025: Menakar GTK Transformatif, Dedikatif, dan Pelopor Komunitas belajar.
Dalam penyampaiannya, Dr. Dadan menegaskan bahwa guru hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman dengan memperkuat karakter kompetensi dan komitmen pengabdian.
“GTK transformatif bukan hanya soal kemampuan mengajar, tetapi kemampuan memperbarui diri, memanfaatkan teknologi, dan menghasilkan karya yang berdampak,” ujarnya.
“Sedangkan,” tambah Dr. Dadan, “GTK dedikatif adalah mereka yang tetap menjalankan tugas dengan gigih meski berada dalam kondisi sulit. Dan yang tidak kalah penting, guru harus menjadi pelopor komunitas belajar di lingkungannya,” tuturnya.
Dalam pematerian Dr. Dadan mengajak seluruh peserta untuk merefleksi diri dengan mengisi quizizz meliputi tiga karakter (Transformatif, Dedikatif, dan Pelopor) yang di isi oleh seluruh peserta kegiatan.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketiga karakter tersebut selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional sesuai Perdirjen GTK dan PG Mendikdasmend No. 11 Tahun 2025, yang menekankan inovasi pembelajaran, dedikasi, serta budaya kolaboratif antar pendidik.
Sementara itu, mewakili Bidang PGTK Disdik Kota Tasikmalaya, Eka Neni Riani mengungkapkan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang Hadir dan berkomitmen mengikuti kegiatan.
“Mewakili Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kami sangat mengapresiasi antusiasme para guru dan kepala sekolah. Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi ajang untuk memperkuat pemahaman tentang arah pembinaan GTK di akhir tahun 2025,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa berbagai program pengembangan kompetensi GTK akan terus diperkuat di tahun berikutnya, termasuk peningkatan layanan, pendampingan, serta optimalisasi program-program strategis yang relevan dengan kebutuhan.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya berharap guru dan kepala sekolah dapat semakin memahami arah program kerja PGTK sekaligus menguatkan perannya sebagai pendidik yang adaptif, kreatif, dan menjadi penggerak ekosistem belajar yang berkelanjutan di setiap satuan pendidikan. (Red)***
