Tasikmalaya – Ruangatas.com | Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, KUA Kecamatan Bungursari melalui Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bingluh) di Lembaga Pemasyarakatan, Kamis (14/8/2025).
Materi yang diangkat kali ini mengajak warga binaan untuk memaknai kemerdekaan dengan meningkatkan kesadaran spiritual, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat An-Nasr.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari, H. Agus Al Amin, S.H., menyampaikan tiga poin penting dalam bingluh tersebut, yaitu mensucikan diri, banyak bersyukur dengan memuji Allah, dan memperbanyak memohon ampunan.
“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga kemerdekaan jiwa yang bersih dari dosa, penuh rasa syukur, dan senantiasa memohon ampunan,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat keagamaan sekaligus kesadaran moral di kalangan warga binaan. Menurut H. Agus Al Amin, makna kemerdekaan akan lebih utuh jika diiringi dengan perubahan sikap ke arah yang lebih baik.
“Harapannya, para narapidana bisa memanfaatkan waktu di sini untuk memperbaiki diri, mendekat kepada Allah, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah bebas nanti,” jelasnya.
Bingluh ini mendapat respon positif dari warga binaan yang mengikuti dengan penuh perhatian. Melalui materi yang disampaikan, mereka diingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah.
Momentum peringatan Hari Kemerdekaan menjadi pengingat penting bahwa kebebasan sejati adalah ketika hati dan pikiran terbebas dari belenggu dosa, dan itu dapat dimulai dari dalam diri masing-masing.
Kontributor : Aceng/Yeni
