Pangandaran — Ruangatas.com | Peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran menjadi momentum untuk kembali menengok sejarah perjuangan pembentukan daerah. Salah satunya melalui ziarah ke makam almarhum H. Yos Rosbi, tokoh presidium pemekaran yang turut menjadi bagian dari perjalanan lahirnya Kabupaten Pangandaran.
Dalam kegiatan yang berlangsung di makam keluarga almarhum di Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Senin (12/10/2026), dua anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Joane Irwan Suwarsa dari Fraksi PDI Perjuangan dan Dudi Wahyudi dari Fraksi PKS, turut hadir bersama jajaran pemerintah daerah serta unsur masyarakat.
Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran tahun 2026. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum, kegiatan ini juga mengingatkan kembali pentingnya peran para tokoh pendahulu dalam memperjuangkan terbentuknya daerah otonom yang kini terus berkembang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan biografi H. Yos Rosbi, doa bersama, dan prosesi tabur bunga. Sekitar 80 orang hadir dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.40 hingga 10.15 WIB tersebut.
Kehadiran unsur legislatif dalam kegiatan ini menempatkan peringatan Milangkala tidak hanya sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat ingatan kolektif tentang proses panjang pembentukan Kabupaten Pangandaran.
Sejarah pemekaran merupakan bagian penting dari perjalanan daerah. Perjuangan para tokoh presidium menjadi pengingat bahwa terbentuknya sebuah kabupaten melibatkan proses, pengabdian, serta aspirasi masyarakat yang ingin mendapatkan ruang lebih besar untuk mengembangkan wilayahnya.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pangandaran H. Ino Darsono, Wakapolres Pangandaran Kompol Glatiko Nagiewanto, perwakilan Kodim Pangandaran Kapten Inf. M. Erwin Mediaferry, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, serta Ketua MUI Kabupaten Pangandaran KH. Harun Al Aziz.
Hadir pula Camat Sidamulih Dudung Sopandi, Kapolsek Sidamulih IPTU Nurjaman, Kepala Desa Cikembulan Yanyan R., unsur pemerintah desa, tokoh agama, dan keluarga besar almarhum H. Yos Rosbi.
Ketua panitia Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Aep Haris, S.Hut., M.M., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan.
Bagi Kabupaten Pangandaran, mengenang para tokoh pemekaran menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan sejarah di tengah pelaksanaan pembangunan. Penghormatan terhadap pendahulu juga menjadi pengingat bagi seluruh unsur pemerintahan, termasuk legislatif, untuk terus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian penting dari perjalanan daerah.
Momentum Milangkala ke-14 ini pun menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran bahwa kemajuan Pangandaran hari ini tidak terlepas dari perjuangan generasi sebelumnya. (*)
