Tasikmalaya – Ruangatas.com | Suasana kawasan wisata Cipanas Galunggung tampak semarak dipadati dengan ratusan peserta dalam mengikuti gerak jalan tematik Galunggung ’82 yang menjadi puncak rangkaian acara The Memory of Galunggung 2026, Minggu (26/04/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, para kepala SKPD, unsur Muspika Kecamatan Sukaratu, kepala desa se-Kecamatan Sukaratu, budayawan, atlet, penggiat olahraga, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata daerah yang tidak hanya mengandalkan panorama alam, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Tasikmalaya ke depan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan tradisi masyarakat.
Menurutnya, destinasi wisata tidak cukup hanya menawarkan pemandangan indah. Lebih dari itu, wisata juga harus mampu menghadirkan cerita, nilai budaya, hingga karakter daerah yang menjadi ciri khas Tasikmalaya.
“Kita ingin setiap destinasi wisata tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga membawa nilai budaya, tradisi, dan identitas lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, kekuatan budaya lokal memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata yang berbeda dibanding daerah lain. Karena itu, berbagai event tematik seperti The Memory of Galunggung dinilai penting untuk terus dikembangkan.
Selain berbicara soal pariwisata, Bupati juga menyinggung komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, peningkatan daya saing daerah, serta pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku wisata, hingga masyarakat.
“Mari terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kolaborasi demi masa depan Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik,” katanya.
Kegiatan gerak jalan tematik Galunggung ’82 sendiri berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, komunitas budaya, pegiat olahraga, hingga tokoh adat. ***
